SPONTAN

Kamis, April 09, 2009

PEMILU 9 APRIL 2009

PEMILU-an di GLODOk
Warga Glodok yang mayoritas keturunan Tionghoa dalam pemilu Kamis 9 Apr, ternyata tidak seperti yang diharapkan. Aku menyambangi beberapa TPS di sana terlihat lengang, ada sih yang antre tapi tidak terlalu banyak. Di kawasan Tambora dari 481 Daftar Pemilih Tetap (DPT) sampai batas waktu penutupanpendaftaran pkl. 12.00 WIB, baru setengahnya yang datang memilih..kemana ya..? apa pada liburan kali
Ada juga lo..wakil ketua RW yang gak terdaftar sebagai DPT, padahal pemilu 2004 punya kartu pemilih. Adalagi...pak RTnya juga gak dapat...jangan jangan masih banyak lagi yang lain...??


Petugas TPS memberi pengarahan DPT yang belum tahu tata cara men-contreng
3 D( Di buka Di lihat Di contreng )
Lokasi TPS di bawah layang Asemka
karena kertas suaranya tebal, sampai macet deh..yang ini terpaksa harus di lipat ulang...waduh ketahuan nih...

Petugas TPS


bukan jaminan sudah pernah punya kartu memilih dan sebagai aparat RW pasti terdaftar sebagai pemilih tetap....ternyata tidak, pemilu 2009 harus rela tidak mencontreng karena namanya di cari kesana kesini tidak ketemu juga...
ibu ini juga merasa kecewa namanya tidak terdaftar, dan minta Komisi Pemilihan Umum supaya mengevaluasi sistem pemilu kali ini..
kebanggaan sehabis mencontreng pasti dapat tanda tinta...pis..
READ MORE - PEMILU 9 APRIL 2009

Jumat, Maret 27, 2009

Tragedi Situ Gintung

Lokasi Komp. Cirendeu Permai
Cirendeu 27 Maret 2009, Luas Situ Gitung sekitar 21 hektare dengan debit air hingga satu juta meter kubik dan tanggul tidak mampu menahan maka pada Jumat dinihari air menerjang dengan deras bak tsunami. Warga di Kp. Gintung Rt.04/08 mengatakan aliran yang sangat deras dan cepat menerjang rumah penduduk dan tidak bisa menyelamatkan barang2 berharga. "Boro boro barang, nyawa selamat dah bersyukur" kata Etty yang mengontrak didaerah Kp. Gintung. Aku mencoba menyusuri tempat terjadinya musibah di Rt. 01 Rw.08 Kp. Poncol, dan Rt.03-04 Rw.08 Kp. Gintung rumah2 di bantaran kali hampir seluruhnya rata, bahkan alat transportasi terlihat berceceran dimana-mana karena terseret oleh air bah. Dan bangunan rumah loteng tampak bekas airnya....aku sampai bengong dengan ketinggian air saat menerjang rumah hingga 4 meteran. Dengan bekal Canon 400d, aku mengabadikan peristiwa memilukan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Update data korban per 02 Apr 09, 100 tewas ( kemungkinan bisa bertambah )


warga membersihkan lumpur






Tim Sar dari TNI, Polri dan Komunitas Universitas Muhammadiyah Jakarta diturunkan untuk mengevakuasi korban.
Korban berjatuhan mulai dari anak2, lansia dan orang dewasa ( diantaranya mahasiswi UMJ yang kontrakannya diterjang air)









Kampus UMJ dokumen hilang dan rusak oleh air, kerusakan yang terjadi masih belum diketahui kerugiannya.
Lokasi ini adalah bekas bangunan yang dikontrakkan dan sebagian penghuninya ditemukan meninggal.



pemilik motor vespa ini
masih belum ditemukan hingga Jumat sore.


Warna coklat di tembok rumah tingkat tampak bekas air yang menerjang






















barang barang setelah terendam oleh lumpur

















pemakaman juga menjadi sasaran luapan tanggul



READ MORE - Tragedi Situ Gintung

Selasa, Maret 03, 2009

GULALI

Makanan ini sudah mulai langka kita temui apalagi di Jakarta, biasanya penjualnya suka mangkal di depan sekolahan SD. Kebetulan aku menjumpai di daerah Cilincing Jakarta Utara.
Jadi ingat waktu kecil ya....


READ MORE - GULALI